Kamis, 29 Juli 2010

Reportase Gema Jiwa Nusantara bersama Yok Koeswoyo


Jumat, 23 Juli 2010 merupakan suatu hari yang bersejarah bagi penggemar Koes Plus di Malang Raya. Hal ini terjadi karena di hari itu, sang legenda yaitu Yok Koeswoyo untuk pertama kalinya hadir di kota dingin itu guna menyampaikan pesan yang terangkum dalam Gema Jiwa Nusantara. Malam itu Yok Koeswoyo hadir dalamrangkaian keliling 3 kota yaitu Solo, Tuban dan diakhiri di Tuban. Bertempat di Cafe Cinemax Center yang berlokasi di Kelurahan Buring, acara Gema Jiwa Nusantara diikuti oleh berbagai korwil JN yang ada di Malang Raya. Bahkan bukan hanya untuk daerah Malang dan sekitarnya, saat itu JN Surabaya juga hadir sebagai rekan seperjuangan dalam menggemakan Jiwa Nusantara di Jawa Timur.

Yok Koeswoyo mulai memasuki ruangan acara pada pkl. 20.00 WIB yang secara kebetulan bersamaan dengan tampilnya Cool Plus pimpinan Wasis Susilo, memainkan Laguku Sendiri. Saat itu dengan didampingi Koestono, ketua panitia yang juga mantan pengawal Koes Bersaudara era 1960an, Yok Koeswoyo yang masih terlihat gagah dan berkharisma menuju barisan depan undangan acara Gema Jiwa Nusantara. Turut pula mendampingi beliau di kursi jajaran depan itu antara lain Cecep Rosadi dan Ais Soehana, yang mendampingi sejak di Solo.

Acara yang dipandu oleh Wulan, penyiar radio Kencana Malang, menjadi begitu khidmat dengan hadirnya sang legenda ini. Memang acara sudah dimulai sejak pkl. 16.00 dengan menampilkan beberapa band sebagai pembuka, namun menjadi begitu terasa sakral ketika Yok Koeswoyo memasuki lokasi acara. Sebagai pembuka, hadirin diajak untuk berdiri menyanyikan Indonesia Raya. Selanjutnya Koestono mengajak Yok Koeswoyo untuk maju memimpin mars Jiwa Nusantara dengan didampingi oleh beberapa pengurus JN Malang Raya dan JN Surabaya.

Selanjutnya beberapa band diberi kesempatan untuk tampil di hadapan Yok Koeswoyo. N Joy Band mendapatkan kesempatan pertama dengan aransemen musik yang baru dan dilanjutkan oleh G Plus yang menampilkan beberapa lagu ciptaan Yok Koeswoyo. G Plus tampil dengan mantap melagukan beberapa lagu Koes Plus yang disertai pesan moral bahwa semua yang hadir ini "senafas seirama" sebagai penggemar Koes Plus yang mengedepankan persatuan. The Bottles dari Surabaya sempat menarik perhatian penonton dengan menampilkan lagu-lagu yang komunikatif. Nuswantoro sebagai lagu pembuka sempat menarik perhatian Yok Koeswoyo dan pengunjung yang hadir malam itu, terutama pada bagian suluk dalang yang dilantunkan oleh Teguh, sang vokalis.

Panggung selanjutnya diisi oleh Wasis Susilo selaku pembina JN Pusat yang menyampaikan visi dan misi Jiwa Nusantara, termasuk ide terbentuknya JN Malang Raya ini. Tak disangka Yok Koeswoyo juga bersedia naik ke panggung untuk meneguhkan apa yang disampaikan oleh Wasis Susilo tentang Jiwa Nusantara. Pada sesi berikutnya, Yok Koeswoyo didaulat untuk mengukuhkan kepengurusan JN Malang Raya yang dikoordinasi oleh Koestono. Pada kesempatan ini Yok Koeswoyo juga bersedia mengukuhkan eksistensi JN Surabaya dengan menyampaikan sebuah pesan tertulis " Kubur Masa Lalu Untuk Mempertanggung Jawabkan Masa Depan ". Hal ini merupakan suatu kebanggan dan kehormatan tersendiri, baik bagi JN Malang raya maupun JN Surabaya.

Cecep Rosadi selaku ketua JN Pusat pada kesempatan itu juga berkenan menyampaikan dokumentasi Koes Plus kepada Lembaga Dokumentasi Musik Indonesia "Galeri Malang Bernyanyi" yang diterima oleh Hengky mewakili KPMI.

Selanjutnya Cool Plus kembali tampil dengan lagu-lagu yang " segar" dan membangkitkan aplaus pengunjung. Bahkan secara mengejutkan pada lagu Jemu yang dibawakan versi original, Yok Koeswoyo ikut maju dan menyanyikan lagu itu dengan begitu energik. Jinuss Band dari Surabaya tampil sebagai penutup acara dengan menampilkan lagu-lagu Koes Plus yang sebagian besar dinyanyikan oleh Yok Koeswoyo. Jinuss pada sesi ini mencoba menarik simpati Yok Koeswoyo melalui lagu Kolam Susu. Benar saja, pada lagu ini Yok Koeswoyo terasa gembira dan mendaulat penonton untuk sama-sama menyanyikan lagu ini. Sebagai acara terakhir adalah foto bersama secara bergiliran antara Yok Koeswoyon dengan masing-masing band yang tampil dan para korwil JN Malang Raya juga kontingen JN Surabaya. Secara keseluruhan acara berlangsung dengan sukses. Yok Koeswoyo walaupun tak bisa menyembunyikan "wajah lelah" beliau, namun terasa sangat puas dapat menjumpai penggemarnya di kota Malang ini.

Lagu-lagu yang ditampilkan yaitu : N Joy Band ( Manis Dan Sayang, Bujangan, Ojo Nelongso, Jemu ), G Plus ( Pulau Kelapa, Nelayan, Untukmu, Cinta Mulia ), The Bottles ( Nuswantoro, Ya Fatimah, Why Do You Love Me ), Cool Plus ( Bis Sekolah, Pilih Satu, Jemu feat Yok K. ) dan Jinuss ( Da Silva, Kolam Susu, Kau Datang lagi dan Nusantara V ).

Semua yang hadir baik dari Malang maupun Surabaya juga terasa puas dan bangga bisa bertemu dengan idola yang lama dirindukan ini. Kami dari JN Surabaya pun juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas suksesnya penyelenggaraan Gema Jiwa Nusantara ini. Terima kasih atas kerja sama yang terbina dengan rekan-rekan JN Malang Raya semoga makin mempererat persaudaraan sesama penggemar Koes Plus ini. Merdeka....!!!!



Keterangan gambar :

1. Yok Koeswoyo dalam pengukuhan pengurus JN Malang Raya dan JN Surabaya.
2. Cecep Rosadi, ketua JN Pusat menyerahkan dokumetasi Koes Plus pada Hengky, mewakili KPMI dan Galeri Malang Bernyanyi.
3. Yok Koeswoyo menyanyikan Jemu diiringi Cool Plus.
4. cecep Rosadi pose bersama pengurus JN Surabaya.

5. The Bottles, band pelestari dari Surabaya.

6. Jinuss, band pelestari dari Surabaya menutup rangkaian acara.


























Tidak ada komentar:

Posting Komentar